Raja Berjanggut Burung
Putri yang cantik dan sombong itu mengejek setiap pelamarnya, termasuk seorang raja muda yang berdagu bengkok. Ayahnya pun bersumpah akan menikahkannya dengan…
Kumpulan kisah
Putri yang cantik dan sombong itu mengejek setiap pelamarnya, termasuk seorang raja muda yang berdagu bengkok. Ayahnya pun bersumpah akan menikahkannya dengan…
Anak-anaknya melihat seekor lembu raksasa. Katak tua tidak terima ada yang lebih besar darinya, maka ia mulai menggembungkan diri.
Ia masuk hutan Bukit Duabelas dan tinggal bersama Orang Rimba yang curiga pada orang luar. Dari pondok-pondok di hutan, lahirlah Sokola.
Seekor ayam jago terbang ke meja jamuan di Calabar, dan seorang tamu yang iri melihat peluangnya. Sebentar kemudian dua kota bersiap-siap berperang.
Sebelah sarung tangan jatuh di salju. Tikus masuk, lalu katak, kelinci, rubah, serigala, babi hutan, dan akhirnya seekor beruang.
Seusai berhaji, seorang ulama besar bermimpi bahwa tak seorang pun yang hajinya diterima, kecuali seorang tukang sepatu yang tidak berangkat.
Anak-anak diminta berlomba berebut sekeranjang buah. Mereka justru bergandengan tangan dan berlari bersama.
Seekor ular hitam memakan anak-anak gagak setiap kali telur menetas. Paruh tak mungkin melawan taring, jadi sepasang gagak itu mencari akal.
Permaisuri difitnah dan dibuang ke hutan. Bertahun-tahun kemudian, seekor ayam jantan berkokok menyebut nama ayah tuannya di hadapan sang raja.
Tubuhnya hanya sebesar ruas jari, pedangnya sebatang jarum, perahunya mangkuk kayu. Namun Issun-boshi berani menghadapi raksasa demi melindungi sang putri.