Kolibri dan Kebakaran Hutan
Saat hutan terbakar dan semua hewan hanya menonton, seekor kolibri bolak-balik membawa setetes air. "Aku melakukan apa yang bisa kulakukan."
Kumpulan kisah
Saat hutan terbakar dan semua hewan hanya menonton, seekor kolibri bolak-balik membawa setetes air. "Aku melakukan apa yang bisa kulakukan."
Ia putra menteri, tetapi tak boleh menyebut ayahnya dengan kata "ayah". Dari luka itu lahirlah penyamun paling terkenal dalam sastra Korea.
Untuk memenangkan hati anak tirinya, seorang ibu diminta membawa sehelai kumis singa hidup. Ternyata itulah pelajaran yang ia butuhkan.
Kebun Pak Tani terus kecurian. Sebuah orang-orangan sawah berlumur getah nangka menunggu si pencuri kecil, dan kisahnya tidak berhenti di kandang ayam.
Hiu dan buaya akhirnya sepakat membagi wilayah. Tetapi satu kata dalam perjanjian itu ternyata punya dua arti.
Kulitnya begitu halus sampai air sirih terlihat turun di lehernya. Saat seorang raja dari negeri jauh datang meminang, sang putri mengujinya di…
Heungbu merawat anak burung layang-layang yang patah kakinya dan mendapat labu berisi harta. Nolbu yang iri sengaja mematahkan kaki burung, dan ia…
Seorang ayah memarahi putrinya karena menghabiskan kertas kado emas. Keesokan paginya, kotak itu sampai ke tangannya, dan tampak kosong.
Rumahnya penuh ukiran dan lukisan naga. Lalu seekor naga sungguhan datang berkunjung, dan Tuan Ye lari tunggang langgang.
Ia berlatih begitu keras sampai kakinya berdarah, lalu hampir menyerah. Sang Buddha hanya bertanya tentang senar alat musiknya dulu.