Thánh Gióng, Anak yang Tumbuh Menjadi Raksasa
Tiga tahun ia tak bicara, tak tersenyum, tak berjalan. Lalu musuh datang, dan kalimat pertamanya mengejutkan seluruh desa.
Kumpulan kisah
Tiga tahun ia tak bicara, tak tersenyum, tak berjalan. Lalu musuh datang, dan kalimat pertamanya mengejutkan seluruh desa.
Lomba menggambar ular untuk sekendi arak. Si pemenang sudah memegang kendinya, lalu memutuskan menambahkan kaki pada ularnya.
Seorang yatim piatu dibesarkan di puri dan dicarikan jodoh oleh rajanya sendiri. Lalu sang raja melihat pengantin itu untuk pertama kalinya.
Dua angsa membawa sahabatnya terbang dengan sebatang ranting. Syaratnya cuma satu: jangan membuka mulut. Lalu orang-orang di bawah mulai mengejek.
Setiap pagi, satu butir telur emas. Bagi petani dan istrinya, itu terasa terlalu lambat, hingga mereka mengambil keputusan yang fatal.
Sembilan bersaudara, seorang adik perempuan, dan seorang pemuda yang mencintainya. Ketika tuduhan melanggar adat dijatuhkan, tak ada lagi yang mau mendengar penjelasan.
Semua yang datang kepadanya benar-benar membutuhkan pertolongan, dan ia tak pernah tega menolak. Sedikit demi sedikit, tangki minyaknya berkurang.
Empat tahun disiram, tak ada yang tumbuh. Tetangga menertawakan Arif. Lalu pada tahun kelima, bambu itu menjulang melampaui atap.
Ia ditahan tanpa pernah diadili pada masa Sukarno. Enam tahun kemudian, sebuah pesan sampai ke rumahnya.
Efim sampai di Yerusalem, Elisha tidak. Tetapi justru Elisha-lah yang terlihat berdiri paling dekat dengan altar.