Tiga Ikan di Telaga
Dua nelayan berjanji kembali besok membawa jaring. Tiga ikan di telaga itu mendengarnya, dan masing-masing mengambil sikap yang berbeda.
Kumpulan kisah
Dua nelayan berjanji kembali besok membawa jaring. Tiga ikan di telaga itu mendengarnya, dan masing-masing mengambil sikap yang berbeda.
Saudagar kaya minta tulisan pembawa kemakmuran. Biksu Sengai menulis tentang kematian. Saudagar itu marah, sampai ia mengerti maksudnya.
Sang raja kehilangan segalanya di meja dadu, lalu meninggalkan istrinya yang tertidur di hutan. Damayanti tak mau menyerah pada nasib dan mulai…
Di dekat makam, anaknya bermain upacara duka. Di dekat pasar, ia bermain jual-beli. Seorang ibu tunggal pun berkemas lagi, demi masa depan…
Semua berawal dari ranting kering yang jatuh menimpa seekor gajah betina. Dendam kecil itu terbawa sampai ke kehidupan berikutnya, dan ke takhta…
Garangan itu berlari menyambut majikannya dengan moncong berlumuran darah. Sang ibu langsung menyimpulkan yang terburuk, tanpa melihat ke dalam rumah.
Air di dasar kendi terlalu jauh untuk paruhnya. Gagak yang kehausan tidak menyerah; ia memungut kerikil, satu demi satu.
Satu baris tentang buah pir dihafalkan anak-anak Tiongkok selama berabad-abad. Baris itu berasal dari jawaban seorang anak berumur empat tahun.
Petani itu menyerah dan mulai menimbun sumur tempat keledainya terperosok. Tetapi keledainya punya rencana lain.
Setelah tiga tahun bekerja tanpa upah, Khoai diminta mencari bambu yang tak pernah ada. Tuan tanahnya tertawa, belum tahu apa yang akan…