Bruriah dan Dua Permata
Pada sore hari Sabat, Bruriah harus menanggung kabar terberat dalam hidupnya seorang diri. Ia menunggu suaminya pulang, lalu mengajukan satu pertanyaan tentang…
Kumpulan kisah
Pada sore hari Sabat, Bruriah harus menanggung kabar terberat dalam hidupnya seorang diri. Ia menunggu suaminya pulang, lalu mengajukan satu pertanyaan tentang…
Gadis kecil yang buta dan tuli itu belum tahu bahwa segala benda punya nama, sampai gurunya membawanya ke pompa air.
Seorang penyebar gosip meminta maaf kepada rabi. Sang rabi menyuruhnya merobek bantal bulu di atas bukit, lalu mengumpulkan kembali setiap helainya.
Tiga tahun lamanya sang raja menghukum mati setiap pengantinnya. Putri sang wazir meminta dinikahkan dengannya, hanya berbekal bacaan dan seorang adik.
Ia berjanji mencabut semak berduri itu besok, dan besok, dan besok lagi. Sampai suatu hari, semak itu tak lagi bisa dicabut.
Pekerjaannya membuang bunga busuk sisa persembahan, dan orang-orang menjauhinya. Suatu hari ia menjatuhkan pikulannya di pinggir jalan.
Lahir dari buah persik raksasa, Momotaro berangkat melawan para raksasa jahat. Bekalnya hanya kue kibi dango, yang ia bagi dengan anjing, monyet,…
Seorang hamba memergoki makhluk air yang mencuri ikannya, lalu mencengkeram janggutnya. Permintaan yang ia ajukan malam itu mengubah hidupnya.
Guru Drona bertanya kepada setiap muridnya: apa yang kau lihat? Semua melihat pohon, burung, dan guru. Hanya Arjuna yang memberi jawaban berbeda.
Kweiya anak yang rajin dan disayang orang tuanya. Pujian itulah yang pelan-pelan menumbuhkan iri di hati saudara-saudara tirinya.