Angsa yang Bertelur Emas
Setiap pagi, satu butir telur emas. Bagi petani dan istrinya, itu terasa terlalu lambat, hingga mereka mengambil keputusan yang fatal.
Kumpulan kisah
Setiap pagi, satu butir telur emas. Bagi petani dan istrinya, itu terasa terlalu lambat, hingga mereka mengambil keputusan yang fatal.
Sembilan bersaudara, seorang adik perempuan, dan seorang pemuda yang mencintainya. Ketika tuduhan melanggar adat dijatuhkan, tak ada lagi yang mau mendengar penjelasan.
Semua yang datang kepadanya benar-benar membutuhkan pertolongan, dan ia tak pernah tega menolak. Sedikit demi sedikit, tangki minyaknya berkurang.
Empat tahun disiram, tak ada yang tumbuh. Tetangga menertawakan Arif. Lalu pada tahun kelima, bambu itu menjulang melampaui atap.
Ia ditahan tanpa pernah diadili pada masa Sukarno. Enam tahun kemudian, sebuah pesan sampai ke rumahnya.
Efim sampai di Yerusalem, Elisha tidak. Tetapi justru Elisha-lah yang terlihat berdiri paling dekat dengan altar.
Ia menembok tamannya agar anak-anak tak bisa masuk. Sejak itu musim semi pun menolak datang, sampai sebuah lubang kecil mengubah segalanya.
Seekor nyamuk kecil menantang raja hutan bertarung, dan semua binatang mengira itu lelucon. Pertarungan itu ternyata punya akhir yang tidak terduga.
Emas berkata pada Tanah, “Coba lihat dirimu, suram dan lemah. Jelek dan dekil. Apa engkau memiliki kilauan seperti aku? Apa engkau berharga…
Bosan disuruh-suruh dua tetangga raksasanya, Kelinci memilin tambang panjang dan menantang mereka adu kuat. Rencananya berjalan mulus, setidaknya sampai ia memikirkan hari…