Abu Nawas Menangkap Angin
Tabib bilang perut Baginda terkena serangan angin. Abu Nawas pun diberi tiga hari untuk menangkap dan memenjarakan si pelaku.
Tabib bilang perut Baginda terkena serangan angin. Abu Nawas pun diberi tiga hari untuk menangkap dan memenjarakan si pelaku.
Uang seratus ribu itu diremas, dijatuhkan, lalu diinjak. Anehnya, semua orang di ruangan masih menginginkannya.
Sebuah alat di bengkel ayahnya merenggut penglihatannya pada usia tiga tahun. Saat remaja ia memecahkan masalah yang tak terpecahkan orang dewasa.
Seorang kenalan datang tergopoh-gopoh membawa kabar panas. Sokrates hanya meminta tiga hal sebelum mau mendengarkannya.
Kain ajaib yang tak terlihat oleh orang bodoh. Semua orang memujinya, sampai seorang anak kecil berani berkata jujur.
Seekor rubah terperosok ke dalam sumur dan tidak bisa naik. Lalu datang seekor kambing kehausan, dan si rubah mulai memuji kesegaran airnya.
Penjaga istana meminta separuh hadiah Abu Nawas. Abu Nawas setuju, lalu meminta hadiah yang tak terduga: seratus pukulan rotan.
Ngede menuntun Gingile ke sarang lebah terbesar di hutan, tetapi si pemburu pulang tanpa menyisakan apa pun. Beberapa minggu kemudian, burung kecil…
Setiap kali orang bertanya siapa perempuan tua di belakangnya, gadis cantik itu menjawab: "Pembantuku." Ia tak tahu ibunya mendengar setiap kata.
Dua nelayan berjanji kembali besok membawa jaring. Tiga ikan di telaga itu mendengarnya, dan masing-masing mengambil sikap yang berbeda.