Tukang Sepatu dan Para Kurcaci
Setiap pagi sepatu-sepatu indah sudah jadi di meja tukang sepatu yang miskin. Suatu malam ia dan istrinya berjaga untuk melihat siapa penolongnya.
Kumpulan kisah
Setiap pagi sepatu-sepatu indah sudah jadi di meja tukang sepatu yang miskin. Suatu malam ia dan istrinya berjaga untuk melihat siapa penolongnya.
Kehilangan ekor membuat seekor rubah sangat malu. Ia lalu mengumpulkan seluruh kaumnya dan menyampaikan sebuah usul yang terdengar sangat masuk akal.
Seekor beo dalam sangkar emas menitipkan pesan untuk kerabatnya di India. Jawaban yang ia terima mengajarinya cara menjadi bebas.
Dewa Matahari mengutus dua anaknya dari Danau Titicaca dengan sebatang tongkat emas dan satu pesan: dirikan kota di tempat tongkat itu tenggelam…
Ia menyembunyikan selendang seorang bidadari dan menikahinya. Bertahun-tahun bahagia, sampai sebuah tutup periuk dibuka dan sebuah rahasia ditemukan di dasar lumbung.
Seorang kuli mengeluhkan nasibnya di depan rumah orang kaya. Pemilik rumah mengundangnya masuk untuk mendengar harga yang telah ia bayar.
Ryokan diminta menasihati keponakannya yang boros. Semalaman ia tak berkata apa-apa. Pagi harinya ia hanya minta tolong diikatkan tali sandal.
Ia tidak bisa meniup alat musik, tetapi bertahun-tahun digaji sebagai pemain di orkestra tiga ratus orang. Sampai raja yang baru ingin mendengar…
Satu janji membuat seorang raja kehilangan takhta, keluarga, dan kebebasannya. Lalu pada suatu malam di tempat pembakaran mayat, janji itu diuji sekali…
Seorang raja yang tertangkap pemakan manusia meminta izin pulang untuk menepati janji, dan bersumpah akan kembali. Siapa yang mau percaya pada sumpah…